PROFIL PIMPINAN
CHAT DENGAN ADMIN
PP AL HIKMAH DATANGKAN LULUSAN AL AZHAR KAIRO
di posting : 2014-05-31 11:08:23

WONOSARI (KR) - Guru profesi yang mulia dan berpengaruh di dunia, tanpa guru tak akan ada profesi kerja yang lain. Semua guru/ustadz Pondok Pesantren Al Hikmah perlu meningkatkan ilmunya karena dituntut selalu menambah pengalaman sehingga berguna bagi santriwan-santriwati.
"Hal yang terpenting guru bukan hanya menilai hasil ulangan, tetapi juga menilai hati anak-anak untuk menjadi dirinya yang terbaik", ujar Ketua Yayasan Al Hikmah Karangmojo Prof Dr H Muhammad Chirzin MAg dalam pembinaan guru/ustadz di Pondok Pesantren Al Hikmah Sumberjo Karangmojo, Kamis (29/5).
Kegiatan dihadiri Pimpinan Pondok Pesantren Al Hikmah Drs H Harun Al Rasyid serta menerima kehadiran 2 guru lulusan Universitas Al Azhar Kairo yakni Imam Wicaksono dan Supriya Wira sebagai pengajar di Pondok Pesantren Al Hikmah.
Melalui kehadiran guru baru, kata Muh Chirzin untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Guru baru dimaksudkan untuk mendorong pondok dalam mencetak generasi cerdas intelektual dan spiritual.
"Semoga menambah suasana baru dan membawa Al Hikmah semakin maju," ucapnya. Sedangkan Drs H Harun Al Rasyid mengatakan untuk memajukan PP Al Hikmah , memang harus dilakukan pembinaan guru, ustadz dan semua pengurus pondok.

 

link : http://epaper.krjogja.com/?edisi=2014-05-30&fid=20408

ditulis oleh :ADMIN87


INISIATIF SEDEKAH
di posting : 2014-05-21 09:17:33

Inisiatif sedekah: 
belilah beberapa buah kursi, kemudian letakkan dI dalam masjid. Supaya mendapat pahala setiap orang yg ingin memakainya saat solat (sering d dapati d masjid2 arab mekah n madinah)

Inisiatif - sedekah: letakkanlah d jendela kamarmu segelas air atau makanan untuk burung2 kecil yg datang hinggap ke sana.

Inisiatif - sedekah: sisihkanlah dri hasil upah jerih payahmu, sedikit untuk d sumbangkan kpd anak yatim.

Inisiatif - sedekah: belilah sekantong plastik kaos tangan n kaos kaki, agar bisa d berikan kepada para pekerja.

Inisiatif- sedekah: letakkanlah d kamarmu sebuah kotak, dimana setiap kali kmu merasa melakukan dosa, masukan uang receh 3-5rbu ke dalamnya, jika sdh genap 1 bulan, buka kotak itu, n besedekahlah dengan uang tsb. Lakukanlah ini tiap bulannya.

Inisiatif- sedekah: jika engkau hadir dlm acara kumpul2 bersama keluarga n kerabat, belilah 1/2 buah karton air putih, niatkan utk sedekah kpd orang2 yg butuh minum, yang sakit, lainnya.

Inisiatif- sedekah: jika kmu mengisi bensin, kmudian datang petugasnya ingin mengembalikan uang receh sisa bensin, tanyakan apakah dia muslim? Jika ia, biarkan sisa uang itu untuknya sbgai bntuk sedekah, jika bukan seorang muslim, tetap berikan dg niatan semoga dia cinta kpda agama islam n masuk ke dalamnya

Inisiatif - sedekah: belilah mushaf (al quran) letakkan di salah satu masjid, n bayangkan berapa pahala yg akan kmu dpat pada setiap huruf yg mereka mau membacanya
Inisiatif - sedekah: berikanlah perasaan gembira kpd setiap muslim, terkhusus kpd mereka2 yg sedang d timpa kesedihan.

Inisiatif- sedekah: lemparkanlah senyum kepada orang yg kamu temui, berilah salam kpd orang yg duduk, n bertuturlah dg ucapan yg baik krna semuanya adlh sedekah

Inisiatif - sedekah: jngan biarkan engkau tertidur, melainkan telah engkau ampuni setiap orang yg telah berbuat jelek kpdmu dri menggibahi, mengadu domba, n mendzalimimu

Iinisaitif- sedekah: bagikan artikel ini ke semua kontakmu, siapa tahu ada orang yg mau mengamalkan ini, sehingga kamu pun akan d beri pahala karenanya.

ditulis oleh :admin


ETIKA BERPAKAIAN DALAM ISLAM
di posting : 2014-05-02 20:51:33

 

Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinyua agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung. (Q.S An-Nur: 31)

 

Islam membolehkan bahkan menuntut seorang muslim untuk berpenampilan yang bagus, enak di pandang, hidup teratur dan menikmati apa yang di ciptakan allah berupa perhiasan, pakaian dan perabot-perabot yang indah. Adapun tentang tujuan pakaian dalam pandangan Islam ada dua macam; yaitu, untuk menutup aurat dan berhias. Barangsiapa yang mengabaikan salah satu dari dua perkara di atas, yaitu berpakaian untuk menutup aurat atau berhias, maka sebenarnya orang tersebut telah menyimpang dari ajaran Islam dan mengikuti jejak syaitan.Allah swt berfirman:

"Hai anak-cucu Adam! Sungguh Kami telah menurunkan untuk kamu pakaian yang dapat menutupi aurat-auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan." (Al-A'raf: 26)

 

"Hai anak-cucu Adam! Pakailah pakaianmu di setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah tetapi jangan berlebih-lebihan (boros)." (Al-A'raf: 31)

 

Islam mewajibkan kepada setiap muslim supaya menutup auratnya dimana setiap manusia yang berakal, berbudaya akan malu kalau auratnya itu terbuka. Sehingga dengan demikian akan berbedalah manusia dari binatang yang telanjang.

 

PAKAIAN YANG DI LARANG

Islam mengharamkan perempuan memakai pakaian yang membentuk lekuk-lekuk tubuhnya dan juga pakaian yang tipis sehingga nampak kulitnya. Termasuk diantaranya ialah pakaian yang dapat mempertajam bagian-bagian tubuh, khususnya tempat-tempat yang membawa fitnah seperti bagian tubuh, kaki dan sebagainya. Dalam hadistnya yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah Rasulullah saw bersabda:

"Ada dua golongan dari ahli neraka yang belum pernah saya lihat keduanya itu sekarang: (l) Kaum yang membawa cambuk seperti ekor sapi yang mereka pakai buat memukul orang (penguasa yang kejam); (2) Perempuan-perempuan yang berpakaian tetapi telanjang yang berlenggak lenggok dan rambut kepalanya menonjol seperti punuk onta. Mereka ini tidak akan bisa masuk surga dan tidak akan mencium bau surga, padahal bau srrga itu tercium sejauh perjalanan sekian dan sekian."(H.R. Riwayat Muslim)

 

Mereka dikatakan berpakaian karena memang mereka itu melilitkan pakaian pada tubuhnya, tetapi pada hakikatnya pakaiannya itu tidak berfungsi menutup aurat, karena itu mereka dikatakan telanjang karena pakaiannya terlalu tipis atau ketat sehingga dapat memperlihatkan kulit tubuh seperti kebanyakan pakaian perempuan sekarang ini. Bukhtun adalah salah satu jenis unta yang mempunyai punuk besar. rambut orang-orang perempuan seperti punuk unta tersebut karena rambutnya ditinggikan ke atas. Dibalik keghaiban ini seolah-olah Rasulullah melihat apa yang terjadi di zaman sekarang ini yang kini diwujudkan dalam bentuk penataan rambut dengan berbagai macam mode dalam salon-salon khusus yang biasa disebut salon kecantikan.

 

Selain menutup aurat, tidak tipis dan ketat islam juga melarang berpakaian dengan maksud berlebih-lebihan dan untuk kesombongan. Berlebih-lebihan, yaitu melewati batas ketentuan dalam menikmati yang halal. Dan yang disebut kesombongan, yaitu erat sekali hubungannya dengan masalah niat dan hati manusia ketimbang dengan yang lahiriah. Dengan demikian apa yang disebut kesombongan itu ialah bermaksud untuk bermegah-megah dan menunjuk-nunjukkan serta menyombongkan diri terhadap orang lain. Padahal Allah sama sekali tidak suka terhadap orang yang sombong. Allah SWT berfirman:

"Allah tidak suka kepada setiap orang yang angkuh dan sombong." (QS. Al-Hadid: 23)

 

Dan Rasulullah s.a.w. juga bersabda:

"Barangsiapa melabuhkan kainnya karena sombong, maka Allah tidak akan melihatnya nanti di hari kiamat." (Riwayat Bukhari dan Muslim)

 

Oleh karena itu agar setiap muslim dapat menjauhkan diri dari hal-hal yang menyebabkan kesombongan maka Rasulullah s.a.w. melarang berpakaian yang berlebih-lebihan dimana hal tersebut akan dapat menimbulkan perasaan angkuh, membanggakan diri pada orang lain dengan bentuk bentuk lahiriah tersebut. Di dalam hadisnya, Rasulullah s.a.w. bersabda sebagai berikut:

"Barangsiapa memakai pakaian yang berlebih-lebihan, maka Allah akan memberikan pakaian kehinaan nanti di hari kiamat." (Riwayat Ahmad, Abu Daud, Nasa'i dan Ibnu Majah dengan sanad yang dipercaya)

 

Ada seorang laki-laki bertanya kepada Ibnu Umar tentang pakaian apa yang harus dipakainya? Maka jawab Ibnu Umar: "yaitu pakaian yang kiranya kamu tidak akan dihina oleh orang-orang bodoh (karena sangat buruk dan kumal)dan tidak dicela oleh orang bijak (karena melampaui batas." (Riwayat Thabarani)

 

Saudaraku !!! Sungguh Allah swt menyukai ketika hambanya berpakian rapi dan bersih dan seperti itulah apa yang di sunahkan nabi s.a.w kepada kita. Sebaliknya allah melaknat hamba yang berpakaian tidak dengan apa yang telah allah perintahkan. Ketika kita mau berpakain ingatlah rumus ini: sudahkah pakaian kita MENUTUP AURAT, TIDAK TIPIS DAN KETAT, TIDAK BERLEBIH-LEBIHAN DAN SOMBONG, TIDAK MENYERUPAI AGAMA LAIN, TIDAK MENYERUPAI LAWAN JENIS

semoga allah membukakan hati kita untuk mengetahui yang benar itu benar dan kita di beri kekuatan untuk menjalankanya, dan semoga allah juga membukakan hati kita untuk mengetahui yang salah itu salah dan allah memberi kekuatan kepada kita untuk menjauhinya. Amien

di sarikan dari buku

HALAL & HARAM

karya  Dr. Yusuf Qaradhawi

ditulis oleh :Admin


ALAMAT PONPES
Informasi Kelembagaan
VISITOR PENGUNJUNG
Like with facebook
My Great Web page